Saya yakin bahwa sebagian besar Anda yang muslim pasti mengucapkan "Selamat Hari Raya" dalam berbagai bentuk kata indah kreatif kepada kerabat, saudara, orang tua, tetangga, bahkan orang yang tidak Anda kenal.
Seminggu terakhir ramadhan kemarin saya merenung dan tiba-tiba merasa bersedih apabila mendapat ucapan tersebut, apalagi kalau ucapannya : "Selamat Hari Kemenangan".
Jujur saja sampai saat ini saya tidak pernah merasa menang. Dan saya bingung apa yang saya rayakan. Di satu sisi saya merasa ibadah yang saya lakukan tidaklah sempurna, di sisi yang lain saya merasa bahwa ibadah bukanlah sesuatu yang pantas dibanggakan apalagi sampai dirayakan bahkan dengan mengenakan pakaian baru.
Saya ingat-ingat lagi ketika saya mengucapkan kalimat-kalimat tersebut (dan bahkan sampai berjam-jam mengukir kata) ke orang lain baik secara langsung maupun via sms. Rasa sedih sekaligus geli muncul seketika. Sedih karena sebenarnya apa yang saya sampaikan itu sangat memukul perasaan saya, geli karena saya terkesan "menuduh" orang berbuat dan beribadah dengan baik di bulan ramadhan.
Saking pusingnya, saya sampai sms ke beberapa teman agar jangan mengucapkan "Selemat Hari Raya" kepada saya dan saya berjanji juga untuk tidak mengucapkannya kepada mereka. Responnya : ada yang menganggap saya hanya bergurau, ada yang tersinggung, ada yang bingung, dan ada yang benar-benar mematuhinya.
Sebenarnya saya lebih sreg jika ucapan-ucapan tersebut disampaikan di awal ramadhan atau bahkan sebelum ramadhan dimulai. Karena itu bisa jadi penyemangat dan menjadikan tekad yang kuat agar kita lebih khusyuk dan konsentrasi beribadah di bulan ramadhan. Jadi jika kita mengucapkannya di akhir ramadhan atau bahkan saat 1 syawal, itu amat sangat terlambat.
Saya bukannya ingin merubah tradisi yang sudah sekian lama berjalan. Tapi saya mengajak Anda untuk memikirkan kembali dan mencari hikmah dari apa yang Anda akan ucapkan ke orang lain dan ucapan yang Anda terima dari orang lain.
Yang lebih mengetahui tentang ibadah kita adalah Allah dan diri kita sendiri. Jangan sampai perayaan hari raya menjadi ajang bersenang-senang setelah lepas dari "beban" puasa dan ibadah sebulan penuh. Masalahnya ramadhan hanyalah awal, selanjutnya di waktu selain ramadhan diharapkan ibadah kita menjadi lebih baik lagi. Saya rasa kita sudah sering dengar mengenai ini.
Jangan kaget bila suatu hari Anda mendapat sms ucapan "Selamat Hari Raya" di awal ramadhan atau sebelum ramadhan. Justru kita seharusnya lebih senang, bukannya malah berpikir : "Orang yang aneh...."
Sunday, October 5, 2008
Ucapan Selamat Hari Raya biasanya terlambat
Categories: muhasabah
Subscribe to: Posts (Atom)
last published
Ucapan Selamat Hari Raya biasanya terlambat - Oct 5, 2008 Google Adsense TIDAK MUNCUL di Halaman Berbahasa Indonesia - May 19, 2008 Menampilkan Daftar Situs Komentator di Wordpress - May 11, 2008 Akhirnya selesai juga... - Apr 27, 2008 Koneksi dial up terlama saya - Apr 25, 2008
KopiSusu
Kabar Baik di Minggu Pagi - May 11, 2008 5 Menit Ngeblog dapat 120GB External HD, Rp. 750.000, 1 tahun Domain+Hosting - May 10, 2008 Pulang… pulang… - May 9, 2008 Get The Hell Out of Here !!! - May 9, 2008 Sana.. sana.. ikut Eyang Kakung ! Ayah mau ngeblog dulu… - May 7, 2008
latest comments
yaaahhh,,,,ilang deh nafsu buat pasang iklan,,,abi... - dion jawaban dtunggu di mailshyu_15ckp@doramail.com - Anonymous blh gak nikah umur 17..?tp menurut islam doang..bi... - Anonymous tidak perlu. tapi bagus juga kalau bisa dapat doma... - Didi Wahyudi boz, kalau kita parkir domain, apa harus membangun... - AllofMusic
Paijem Buzz
Google Mail, a Heavy Mail - May 20, 2008 Don’t Download before reading these tricks! - May 16, 2008 Top 10 Wordpress Plugins - May 15, 2008 Hello world! - May 14, 2008
![[image]](http://mowser.com/img?url=http%3A%2F%2Fwww.myhpf.co.uk%2Fbanners%2F60x468.gif)
![[image]](http://mowser.com/img?url=http%3A%2F%2Flangkahbaru.com%2Fbanner3.gif)


